Security In Wireless Broadband Router

Nama : Oktavian P.W (7109030038)

 

Tujuan :Memehami lebih dalam tentang apa yang di maksud dengan Security In Wireless Broadband Router

Peralatan yang di gunakan :

  1. PC
  2. Swith
  3. Kabel LAN

Prosedur Percobaan :

  1. Periksa kabel dengan kabel tester dan pastikan koneksi PC dan Access point / Broadband nirkabel Straight-through.
  2. Hubungkan port Router  ke komputer lokal
  3. lakukan reset pada router dengan menekan tombol reset agar kembali pada setting standart.
  4.  jalur akses setelah reset memiliki username: admin password: admin
  5. Setting wireless melalui browser dan atur SSID nya
  6. Hidden Wireless dan edit MAC filter

 

 

 

 

 

 

 

Setelah itu aktifkan Block Service untuk memfilter aktivitas apa saja yang di perbolehkan dalam access data

 

prak. routing static

Prima Ibnu Salman A.S. (7108030035)

Oktavian P.W (7109030038)

 

tujuan praktikum :

  • Mengetahui konfigurasi client gateway
  • Mengetahui konfigurasi router static pada Linux

Alat Percobaan :

  • PC
  • Linux Operating System
  • Router
  • Kabel (Cross dan Straight)

Dasar Teori :

Routing merupakan suatu proses meneruskan suatu paket-paket jaringan dari suatu jaringan kejaringan lainnya yang terhubung melalui sebuah jaringan. Static Routing merupakan salah satu cara untuk membuat table routing secara manual. Mendefenisikan setiap network yang akan dihubungkan pada router-router yang akan digunakan.

Pada praktikum ini dilakukan percobaan yang hampir sama dengan percobaan sebelumnya. Namun router yang dipakai sebanyak 3 buah. Sehingga ada penambahan beberapa network seperti terlihat pada  gambar. Semua disetting menurut gambar sehingga semua menjadi satu jaringan yang terkoneksi.

 

Prosedur Percobaan :

Langkah pertama yang dilakukan adalah menyetting komputer sebagai router dengan mengkonfigurasi eth0 dan eth1. Pada komputer 1 merupakan router 1, begitu pula selanjutnya komputer 2 sebagai router 2 dan komputer 3 sebagai router 3.

gambar percobaan :

 

Set Konfigurasi pada router dan client agar terjadi sinkronisasi pada tiap-tiap komputer

  • Settingan Router 1

# ifconfig eth0 192.168.10.254 up

# ifconfig eth1 192.168.20.1 up

# route add -net 192.168.40.0/24 gw 192.168.20.254

# route add -net 192.168.30.0/24 gw 192.168.20.254

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

  • Settingan Router 2

#ifconfig eth0 192.168.20.254 up

# ifconfig eth1 192.168.30.3 up

# route add -net 192.168.40.0/24 gw 192.168.30.3

# route add -net 192.168.10.0/24 gw 192.168.30.3

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

 

  • Settingan Router 3

# ifconfig eth0 192.168.30.7 up

# ifconfig eth1 192.168.40.3 up

# route add -net 192.168.10.0/24 gw 192.168.20.254

# route add -net 192.168.30.0/24 gw 192.168.20.254

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

 

  • Settingan Client 1

# ifconfig eth0 192.168.10.2 up

# route add default gw 192.168.10.254

 

  • Settingan Client 2

# ifconfig eth0 192.168.40.5 up

# route add default gw 192.168.40.3

 

Setelah di setting pada router dan client maka PC sudah siap di lakukan pengecekan IP antara client dan router

Netmasking and Subnetting

Oktavian P.W

7109030038

3d3EB

1. Tujuan

  • Memahami netmasking dan subnetting
  • praktikan dapat mengetahui dan mendeteksi dan memperbaiki kesalahan pada konfigurasi jaringan komputer

2. Alat Yang Digunakan

  •  hardware
  • Komputer
  • card ethernet + cabel straight + switch atau card wifi+acces point
  • software
  • ifconfig
  • ping
  • nmap dengan opsi -sP

3. Langkah Percobaan

  1. Percobaan 1
  • lihat list interface card jaringan dengan menggunakan perintah ifconfig
  • konfigurasi ip pada computer anda dengan menggunakan perintah ifconfig. Ingat anda harus masuk sebagai user root
  • Konfigurasi jaringan
  • Pastikan apakah ip tersebut terhubung pada network yang sama dengan menggunakan perintah ping dan nmap pada setiap komputer dan catat hasilnya

2. Percobaan 2

  • konfigurasi ulang ip pada computer anda dengan menggunakan perintah ifconfig
  • Pastikan apakah ip tersebut terhubung pada network yang sama dengan menggunakan perintah ping dan nmap pada setiap komputer dan catat hasilnya.

3. Percobaan 3

  • konfigurasi ulang ip pada computer anda dengan menggunakan perintah ifconfig
  • Pastikan apakah ip tersebut terhubung pada network yang sama dengan menggunakan perintah ping dan nmap pada setiap komputer dan catat hasilnya.

 

4. Hasil Percobaan

 

  • Percobaan pertama dengan netmask 2/24
    FROM TO RESULT
    PCI PC2 OK
    PC3 OK
    PC2 PC1 OK
    PC3 OK
    PC3 PC1 OK
    PC2 OK

     

  • Percobaan kedua dengan netmask 2/28
    FROM TO RESULT
    PCI PC2 NO
    PC3 NO
    PC2 PC1 NO
    PC3 NO
    PC3 PC1 OK
    PC2 OK

     

  • Percobaan kedua dengan netmask 2/28
    FROM TO RESULT
    PCI PC2 OK
    PC3 OK
    PC2 PC1 OK
    PC3 OK
    PC3 PC1 OK
    PC2 OK

     

 

Praktikum Jaringan Komputer Modul 1 Pengkabelan

 

Nama Anggota :

  1. Prima Ibnu Salman (7108030035)
  2. Oktavian P.W (7109030038)

Pada Materi kali ini kami belajar tentang cara melakukan pengkabelan yang baik dan benar pada UTP LAN.

Terdapat 2 Metode Pengkabelan yang kami pelajari yaitu :

  1. Stright Through
  2. Cross Over

Secara fisik kedua tipe tersebut mempunyai bentuk yang sama, namun terdapat perbedaan yang terletak pada cara pemasanagan atau menhubungakan antar kabel. serta kedua metode tersebut memiliki fungsi yang berbeda pula.

Pada metode Straight Through, fungsi utamanya yaitu menghubungkan device yang bebeda grup.

misalnya :

  • Komputer dengan HUB
  • Komputer dengan switch
  • Router dengan switch

kabel dipasang secara lurus dengan konfigurasi sebagai berikut :

keterangan :

Pin:

  1. White Orange
  2. Orange
  3. White Green
  4. Blue
  5. White Blue
  6. Green
  7. White Brown
  8. Brown

pada saat di coba pada tester maka akan memberikan configurasi sebagai berikut :

1 – 1

2 – 2

3 – 3

6 – 6

Maksud angka di atas adalah pada saat tombol 1 di tekan, maka led nomer 1 pada tester akan menyala sesuai dengan modul yang kami pelajari.

 

Metode Crossover digunakan untuk menghubungkan device yang berada pada satu grup

Misalnya :

  • Router ke Router
  • switch ke switch
  • switch ke HUB

Adapun konfigurasi pemasangan kabel adalah sebagai berikut :

Keterangan :

Pin :

  1. White Green
  2. Green
  3. White Orange
  4. Blue
  5. White Blue
  6. Orange
  7. White Brown
  8. Brown

Setelah di coba pada tester maka akan memberikan konfigurasi sebagai berikut :

1 – 3

2 – 6

3 – 1

6 – 2

 

Alat dan Komponen Pendukung :

  • Kabel LAN

  • Tang Crimper
  • Tang potong
  • cutter

  • connector RJ 45 plug

  • LAN/USB Multi-Modular Cable Tester

  • Komputer
  • Wifi Router

 

 

Prosedur Percobaan :

  • Siapkan kabel LAN yang sudah dikupas jaketnya

 

  • Bentuk formasi susunan kabel warna sesuai dangan teknik yang akan di gunakan

  • Potong kabel warna sama rata sesuai dangan kapasaitas RJ-45 Plug

  • Pasang Kabel LAN pada RJ-45 Plug dan pastikan bahwa jaket masuk di dalamnya

  • Setelah masuk dengan benar, Kunci RJ-45 Plug dengan menggunakan tang crimper
  • Lakukan hal yang sama pada ujung sisi lainnya
  • Setelah ujung – ujungnya sudah terpasang RJ-45 Plug, uji  kabel menggunakan LAN/USB Multi-Modular Cable Tester

  • Perhatikan konfigurasi yang terjadi pada tester, apakah sudah sesuai dengan metode kabel yang kita lakukan
  • Selesai