1.Rizky ervani (7109030053)
2.Fikri harris (7109030059)
3.Zum’an azmi (7109030060)
NETMASKING & SUBNETTING
KONSEP DASAR:
Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi perbandingan bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). Untuk menjelaskan tentang subnetting, kami biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di sekitar kita. Artikel ini di tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA .Definisi sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.
Misalnya:
ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah dengan kondisi yg bisa diperkirakan daerah fisiologinya:

Konsep dasar seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan dan pengaturan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi bagian dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi bila diperhatikan terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.
Netmasking
Sebuah subnet didefinisikan dengan mengaplikasikan subnet mask ke dalam IP Addresss. Apabila sebuah bit telah dimasking (ditutup, dalam hal ini ditutup oleh bit 1), berarti bit tersebut diinterpretasikan sebagai network bit. Dan bit-bit yang tidak dimasking akan merepresentasikan host-host didalam network tersebut.Sekarang seperti telah disebutkan sebelumnya, termasuk ke dalam jaringan kelas tertentu, dengan belasan bit host address. Ini memang memungkinkan untuk memiliki
banyak host, namun bagaimana dengan jaringan di bawahnya ? Berdasarkan aturan di atas, berarti hanya memiliki banyak host tanpa ada jaringan di bawahnya. Untuk membuat jaringan di bawah jaringan tersebut, maka dikenal apa yang disebut dengan subnet. Dengan subnet, maka dapat memiliki
jaringan-jaringan kecil di dalamnya, yang berisi lebih sedikit host.
bawah jaringan dikenal dengan nama subnet mask, atau netmasking.
Dengan demikian Cara untuk membuat jaringan disebut netmasking atau subnet mask
DATA PERCOBAAN 1.
|
From |
To |
Result |
|
PC1 |
PC2 |
sukses |
|
PC3 |
sukses |
|
|
PC2 |
PC1 |
sukses |
|
PC3 |
sukses |
|
|
PC3 |
PC1 |
sukses |
|
PC2 |
sukses |
DATA PERCOBAAN 2.
|
From |
To |
Result |
|
PC1 |
PC2 |
unreachable |
|
PC3 |
unreachable |
|
|
PC2 |
PC1 |
unreachable |
|
PC3 |
unreachable |
|
|
PC3 |
PC1 |
unreachable |
|
PC2 |
unreachable |
DATA PERCOBAAN 3.
|
From |
To |
Result |
|
PC1 |
PC2 |
sukses |
|
PC3 |
sukses |
|
|
PC2 |
PC1 |
sukses |
|
PC3 |
sukses |
|
|
PC3 |
PC1 |
sukses |
|
PC2 |
sukses |
|
From |
To |
Result |
|
PC1 |
PC2 |
sukses |
|
PC3 |
sukses |
|
|
PC2 |
PC1 |
sukses |
|
PC3 |
sukses |
|
|
PC3 |
PC1 |
sukses |
|
PC2 |
sukses |
Kesimpulan:
Subnetting adalah skema untuk memecah jaringan, untuk berbagai alasan, termasuk isolasi, dengan memperluas jumlah bit yang digunakan untuk mengidentifikasi bagian jaringan alamat, dengan "merampok" mereka dari bagian host dari alamat. Jumlah bit dirampok benar-benar sewenang-wenang, namun dalam subnetwork, selalu ada dua alamat host yang tidak harus digunakan: semua nol, dan semua orang. Karenanya jaringan yang seragam subnetted semua jalan ke bawah hanya dua bit dari alamat host akan memiliki separuh dari total ruang alamat dalam jaringan secara keseluruhan tidak dapat digunakan untuk host. Bagian jaringan dari alamat dapat diidentifikasi dengan netmask, dinyatakan dalam semua yang dalam biner, biasanya diterjemahkan ke desimal atau heksadesimal, dari yang paling signifikan bit, dengan sedikit digunakan signifikan alamat lengkap. Oleh karena itu netmask untuk kelas Sebuah alamat 11111111.0.0.0 = FF.0.0.0 = 255.0.0.0, kelas B memiliki 11111111.11111111.0.0 = FF.FF.0.0 = 255.255.0.0, dan kelas C memiliki 11111111.11111111.11111111.0 = FF.FF.FF.0 = 255.255.255.0. Ini netmasks yang tersirat oleh kelas alamat, dan karena itu, biasanya tidak perlu akan ditentukan di pengaturan alamat antarmuka atau pengaturan rute informasi. Netmasks juga oftem dilambangkan oleh sesuatu seperti ABC0 / N, dimana N adalah jumlah bit dari netmasking. maka dari itu setiap kelas dari kelas internet memerlukan spesifikasi eksplisit yg tidak berebda dari setiap sebuah subnet masing masing




