Praktikum 6

Security in Wireless Broadband Router

Anggota Kelompok :

  1. Rizqi Ervani         (7109 030 053)
  2. M. Zum’an Azmi  (7109 030 060)

A. Tujuan

  1. Diharapkan Mahasiswa dapat memahami tentang security in wireless broadband router
  2. Diharapkan Mahasiswa dapat mensetting suatu keamanan jaringan pada management router secara wireless

B. Peralatan

  1. PC
  2. Switch
  3. Router
  4. Kabel LAN
  5. LAN Tester

C. Langkah Percobaan

  1. Sebelum melakukan percobaan, periksa terlebih dahulu kabel yang akan digunakan, pilih kabel jenis Straight-through. Continue reading

Security in Wireless Broadband Router

Nama kelompok :

Yusuf Andriawan

Eric Satria

Sofian Asri M

  • TUJUAN

Untuk mengetahui dan memahami cara kerja dan pembuatan Security in Wireless Broadband

  • Alat Percobaan :
  1. PC
  2. Router
  3. Switch
  4. Kabel LAN
  • Langkah Percobaan :
  1. Sambungkan Accses point pada salah satu PC yang berfungsi sebagai pc router dan komputer lokal dengan port client
  2. Lakukan reset boardband router untuk mengembalikan pada`posisi setting awal
  3. setelah mengakses LinkSys
  • Hasil Percobaan :

Tampilan awal pada LinkSys :

Tampilan Awal

memberi nama jaringan dimana kami memberi nama jaringan net3 mula-mula dan kemudian menghilangkan nama jaringan dapat memilih disable pada menu wireless SSID

guna pengamanan jaringan perlu suatu password untuk identifikasi user masuk kedalam jaringan :

pertama :

simpan setting dengan klik save setting

terdapat MAC fitur setting untuk konfigurasi membatasi user yang akan masuk kedalam jaringan

kemudian klik edit pada MAC fitur list dan muncul tab berikut

yang artinya filtering user berhasil jika MAC address yang terdapat pada list adalah milik user yang diinginkan

kemudian filtering pada browser dengan ftp atau ping dengan mensetting policy name sesuai keinginan kemudian pilih ftp dan ping pada blocked service

 

  • Kesimpulan

pada praktikum Security in wireless boardband router ini dasarnya merupakan pengamanan jaringan agar tidak dapat sembarang orang masuk dan melakukan hal yang tidak diinginkan pada sistem wireless jaringan kita,dalam sistem pengamanan jaringan ini terdapat beberapa cara yaitu wireless connection,pemberian password,dan melakukan filterisasi terhadap MAC address.

 

Praktikum Security in Wireless Broadband Router

Anggota kelompok:

  1. Awan Hidayat
  2. Moh.Alfi Syahrin S
  3. Rizza Miftahul Faizzin

Tujuan:

Untuk memahami prinsip dari Security in wireless broadband router dalam ilmu jaringan computer

Untuk mengetahui dan memahami suatu management client

Alat-alat:

  1. PC
  2. Kabel LAN
  3. Switch

Prosedur percobaan:

  1. Hubungkan kabel PC dengan Access point dengan kondisi straight-through
  2. Hubungkan port pada router(client) yang belum dipakai ke computer lokal
  3. Lakukan reset pada Router dengan cara menekan tombol reset kira-kira 10 detik supaya kembali ke setting standart
  4. Setelah itu, jika kita akses, maka jalurnya akan memiliki username:admin,password:admin
  5. Setelah itu,maka akan muncul seperti di bawah
  6. Lalu kita atur SSID
  7. Mengoneksikan wireless dengan hidden network.Namun sebelumnya kita harus mengetahui nama networknya.Misal,
  8. Apabila kita ingin mengatur security wireless kita maka, dengan menggunaka WPA2 personal ,dengan key terserah
  9. Jika kita ingin memblock client yang diinginkan,maka dengan MAC filter
  10. Masukkan MAC address client,lalu setting management service yang diperbolehkan untuk diakses,misal ftp,http,dll.

Kesimpulan

Dengan penerapan security in wireless broadband router,kita dapat mencegah suatu tindakan atau hal-hal yang mungkin dapat merusak jaringan kita.

 

 

 

Security in Wireless Broadband Router

Nama Kelompok :

  1. Khodijah Amiroh – 7109030051
  2. Rosalita Julian – 7109030052
  3. Tri Fajar Agung – 7109030056

 

Praktikum Jaringan Komputer kali ini mengenai Security in Wireless Broadband Router. Yaitu semacam keamanan yang digunakan pada suatu jaringan besar maupun kecil. Hal ini dimaksudkan agar jaringan tidak dapat digunakan oleh user lain. Jadi meskipun menggunakan wireless, keamanan jaringan tetap terjaga oleh pengguna lain seperti menggunakan kabel. Cara ini dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan menyembunyikan SSID atau dengan memberikan pasword pada WPA yang ada di access point.

Peralatan Percobaan :

  1. 3 PC
  2. Access Point
  3. Kabel TCP/IP

Langkah Percobaan :

1. Nyalakan tiga PC yang telah disediakan. Nyalakan Access Point lalu reset dengan cara menekan tombol reset dibagian belakang, tahan selama sekitar 10 detik. Hal ini bertujuan untuk menghapus memori yang kemungkinan masih menyimpan sebagian data lama.

2. Sambungkan Access Point dengan salah satu PC untuk konfigurasi awal. Matikan semua koneksi wireless yang ada. Setelah konfigurasi selesai, kabel yang terhubung dapat dilepas. Lalu masukkan IP Address Access Point ke browser. Akan muncul software wireless milik LinkSys.

Terlihat pada gambar bahwa konfigurasi telah dilakukan.

Kemudian jaringan diberi nama agar tidak sama dengan kelompok yang lain. Misal nama yang digunakan adalah Net1. Jika koneksi wireless akan disembunyikan, pilih disable pada Wireless SSID Broadband. Maka settingan nya akan tampak seperti gambar berikut :

 

Untuk melakukan pengecekan bahwa PC hanya terhubung dengan jaringan ini dapat dilihat pada Edit Connection.

Kemudian untuk melakukan pengamanan, diberikan pasword untuk koneksi dengan wireless.

Jika user yang telah terdaftar akan melakukan koneksi wireless dengan Access Point maka akan muncul tampilan konfirmasi permintaan pasword.

Setting Security pada Wireless telah berhasil dilakukan.

3. Selanjutnya melakukan filter atau pembatasan user “semua tidak boleh kecuali” atau “semua boleh kecuali”. Yang lebih mudah dilakukan adalah “semua tidak boleh kecuali”. Berarti server harus memasukkan MAC Address semua user yang dimiliki. Atau wireless akan memunculkan beberapa MAC Address yang terdeteksi olehnya. Beri centang jika itu adalah MAC Address milik user jaringan tersebut.Berarti Filtering yang dilakukan berhasil jika MAC Address yang terdapat pada list adalah milik user yang diinginkan.

4. Yang terakhir dilakukan adalah  Filtering pada akses browser yaitu ftp dan ping. Setting terlebih dahulu Policy Name sesuai keinginan, kemudian pilih ftp dan ping pada Blocked Service.

Kemudian dilakukan pengecekan dengan membuka browser, masukkan alamat yang menggunakan ftp dan lakukan ping pada terminal user ke server atau user lain. Atau dengan cara lain buka terminal dan ketikkan ‘nmap (nama server)’. Misal kan : nmap fileserver.eepis-its.edu

Dan dapat dilihat hasilnya, bahwa ftp dan ping berhasil diblok.

 

Kesimpulan :

Dapat disimpulkan bahwa percobaan Security in Wireless Broadband Router adalah untuk memberikan pengamanan Wireless suatu jaringan agar tidak terjadi pembobolan oleh user lain. Keamanan dapat dilakukan dengan berbagai tahap. Dengan menyembunyikan Wireless Connection dan memberikan pasword, bisa juga dengan melakukan filterisasi pada MAC Address (“semua boleh kecuali” atau “semua tidak boleh kecuali”) atau Blocked Service. Semua dilakukan untuk meminimalisasi pembobolan user.

 

 

Security In Wireless Broadband Router

Nama : Oktavian P.W (7109030038)

 

Tujuan :Memehami lebih dalam tentang apa yang di maksud dengan Security In Wireless Broadband Router

Peralatan yang di gunakan :

  1. PC
  2. Swith
  3. Kabel LAN

Prosedur Percobaan :

  1. Periksa kabel dengan kabel tester dan pastikan koneksi PC dan Access point / Broadband nirkabel Straight-through.
  2. Hubungkan port Router  ke komputer lokal
  3. lakukan reset pada router dengan menekan tombol reset agar kembali pada setting standart.
  4.  jalur akses setelah reset memiliki username: admin password: admin
  5. Setting wireless melalui browser dan atur SSID nya
  6. Hidden Wireless dan edit MAC filter

 

 

 

 

 

 

 

Setelah itu aktifkan Block Service untuk memfilter aktivitas apa saja yang di perbolehkan dalam access data

 

pratikum Security In Wireless broadband router

nama kelompok

  1. mila faradilah (7109030041)
  2. dzuriyati (7109030043)
  3. admana reza( 7109030035)
TUJUAN
* agar mahasiswa lebih memahami tentang Security In Wireless broadband router
* lebih memahami management client
 PERALATAN
  1. PC
  2. Kabel LAN
  3. Switch
pada percobaan ini yang harus dilakukan pertama adalah sebagai berikut
  1. Periksa kabel dengan kabel tester dan pastikan koneksi kabelantara PC
    dan Access point / Broadband nirkabel Straight-through.
  2. Hubungkan port Router untuk koneksi yang sudah ada dan portklien ke komputer lokal
  3. lakukan reset pada  board band router dengan menekan tombol reset sekitar 10 detik agar kembali pada setting standart.
  4.  jalur akses setelah reset memiliki username: admin password: admin
dengan mengisi user name = admin
untuk pasword = admin
maka akan tampil seperti di bawah ini
selanjutnya klik save settings
5. selajutnya adalah  mengatur SSID
seperti gambar di bawah ini
 SSID yang kami gunakan adalah lynksikusku1
untuk mengecek kami menggunakn komputer sebelah kamu (pc2) dengan mengkoneksikan ke jaringan lynksikuisku1 ternyata berhasil terkoneksi
6.membuat jaringan baru dengan ip 192.168.20.1 dengan SSID lynsikuisku1  dengan basic setup
tekan save settings
7. yang di lakukan selnjutnya adal setting security  pada acces point wireless kita. Berikut bentuk setting security yang telah kita lakukan  dengan menggunaka WPA2 personal  WPA share key abcdefgh
selanjtnya dengan menggunakan MAC filter
(MAC yang masuk dalam list tidak terhubung dengan jaringan kita)
save setting dan selnjutnya
dalam percobaan kami pc2 dengan MAC C7.6A
tidak bisa terconeksi ke jaringan lynkuisku1.

Security in Wireless Broadband Router

I. Nama Anggota :

Prima Ibnu S (7108030035)
Irhamni H (7109030031)
Rizky Akbar (7109030032)
Fajar W (7109030039)
Kukuh Y (7109030045)

II. Tujuan :

- Memahami setting keamanan jaringan pd wireless broad router
- Mengetahui managemen permit client

III. Langkah percobaan :

  1. Reset wireless broadband router (mengembalikan default factory)
  2. Menyambungkan Wireless dengan Access Point
  3. Setting wireless broadband router dengan mengakses 192.168.1.1 melalui browser
  4. Mengatur SSID
  5. Mengatur wirelles security mode
  6. cek koneksi wirelles broadband ke komputer dengan menggunakan SSID hotspot3 dan security mode WPA2 Personal password artstyle
  7. Menghiden wireless
  8. Mengkoneksikan komputer dengan  hiden wireless network
  9. setting block client, click wireless MAC filter kemudian click enable lihat gambar di bawah
  10. editting MAC filter list (masukan MAC adress dari client)
  11. Setting blok service, setting ini digunakan untuk memanagemen servis apa saja yang diperbolehkan untuk acces data, semisal ftp, http dan sebagainya.
  12. Clik access restriction pilih Blocked Service, tambahkan ping dan FTP sebagai service yang di blok.
    demikian sedikit uraian singkat mengenai setting wireless broadband router, semoga bermanfaat.

Security in Wireless Broadband Router

anggota kelompok:

  1. I Gd A. Widya – 7109030033
  2. M. Adi Fanani – 7109030039
  3. Arifur Rahman – 710903004

prosedur:

  • siapkan peralatan yang diperlukan,diantaranya:
  1. kabel RJ45 (straight dan cross)
  2. access point
  3. Personal Computer
  4. wireless broadband router
  • periksa sambungan internet
  • reset router sekitar 10 detik
  • cek berapa IP yang didapatkan
  • jalankan sesuaimodul praktikum

data percobaan

block allow

list allow

tes sambungan (bisa)

sambungan yang disembunyikan

 

Cara Menggunakan NAT pada Linux

Praktikum 5 – Using NAT in Linux

Nama Kelompok :

Khodijah Amiroh (7109030051)

Rosalita Julian P (7109030052)

Tri Fajar Agung (7109030056)

I. Tujuan

Mahasiswa dapat mampu memahami dan menggunakan nat pada linux

II. Peralatan

- PC

- Switch

- Kabel LAN

III. Pengertian

Network Address Translation (NAT) adalah suatu teknik untuk mengubah suatu IP address ke IP
address yg lain. Hal ini bisa dikarenakan karena di jaringan kita mengunakan network address yg disebut private address space.

III. Hasil Praktikum

Pada paktikum kali ini kelompok kami menggunakan 2 buah PC yang digunakan yakni 1 PC sebagai server dan 1 PC sebagai client

Pada PC pertama yang digunakan sebagai server menggunakan wlan0 sebagai interface dan eth0 sebagai sambungan dengan konfigurasi IP 192.168.10.1 dan DNS 192.168.1.1 sedangkan pada PC kedua dimana sebagai client 1 mempunyai IP 192.168.10.2 dan gateway 192.168.10.1

Langkah-langkah pada pengaturan server yakni dengan :

1. Pengaturan eth0 pada server

2. Melakukan 4 langkah konfigurasi. Antara lain :

a. echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

b. /sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -o wlan0 -j MASQUERADE

c. /sbin/iptables -A FORWARD -i eth0 -o wlan0 -j ACCEPT

d. /sbin/iptables -A FORWARD -i eth0 -o eth1 -m state –state RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPT

sedangkan langkah-langkah pada pengaturan client 1 antara lain :

1.

2.

3.

4.

setelah server dan dan client telah benar2 terhubung maka selanjutnya client dapat terhubung dengan koneksi internet secara tidak langsung.